Posted by : Asep Muharam Minggu, 13 Mei 2012


Tim Gabungan Evakuasi Dari Rusia (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
 
Ketua tim ahli forensik Rusia, Andry Kovalev, menyatakan lama waktu pengerjaan identifikasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 tergantung pada jumlah potongan tubuh jenazah korban yang dikumpulkan. Hingga saat ini, ada dua potongan besar tubuh yang berhasil diidentifikasi milik warga Rusia.
Ada delapan warga Rusia yang menjadi korban jatuhnya pesawat SSJ 100 di Gunung Salak 9 Mei lalu. Mereka semua adalah awak pesawat.

"Jumlah potongan tubuh sangat banyak, susah mengatakan berapa lama waktu yang dibutuhkan, karena tujuan utama identifikasi adalah menetapkan kepribadian korban, milik siapa potongan itu sebenarnya," kata Kovalev dalam jumpa pers di RS Polri Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu, 13 Mei 2012.

Andry mengungkapkan dari potongan-potongan tubuh korban yang ditemukan tim SAR di lokasi kejadian, dua potongan tubuh besar adalah milik warga negara Rusia.
"Sebagian kami selidiki sekarang, lainnya butuh waktu lebih lama, seperti seorang tidak bisa membangun pesawat dalam satu hari, sama dengan identifikasi potongan, tak bisa selesai dalam waktu sehari," katanya.

Pihaknya memperkirakan waktu identifikasi paling sebentar dilakukan selama dua minggu.

Sementara, Direktur Eksekutif DVI Indonesia, Anton Castilani, membenarkan bahwa kondisi jenazah korban sudah tidak utuh sehingga pekerjaan 45 post mortem dilakukan dengan jigsaw puzzle, diacak dan dikumpulkan menjadi satu. Masing-masing potongan akan diberikan label, baru kemudian dikelompokkan.

"Saya bisa katakan begitu, tidak ada korban utuh," ungkapnya.

Belum Ada Jasad Pilot
Sudah 18 kantung jenazah yang dievakuasi dari gunung Salak ke RS Polri Kramat Jati. Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar, menegaskan belum ada jenazah Pilot pesawat SSJ 100 diantara 18 kantong jenazah yang saat ini tengah diidentifikasi tim DVI di RS Polri Soekanto, Kramat Jati.

"Tim DVI menyimpulkan jenazah yang dibawa ke RS Polri, adalah bukan jenazah pilot pesawat Sukhoi SSJ 100," katanya.

Sebelumnya tim Kopassus yang turun turun ke lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi mengaku menemukan jenazah mirip pilot tersangkut di pohon, lima kilometer dari puing-puing kecelakaan.
Anggota Kopassus yang menemukan identitas yang menunjukkan bahwa mayat tersebut adalah Alexander Yablontsev, pilot pesawat nahas. Di dekat mayat ditemukan parasut.

Sumber  :   http://nasional.vivanews.com

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Delete this widget from your Dashboard and add your own words. This is just an example!

Páginas vistas en total

Archive

free counters
Blinkie Text Generator at TextSpace.net
Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Blog Archive

Followers

Followers

About Me

Foto Saya
Asep Muharam
Lihat profil lengkapku

Archives

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Blinkie Text Generator at TextSpace.net
free counters
Blinkie Text Generator at TextSpace.net
Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Batavia 1943 -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -