Posted by : Asep Muharam Senin, 14 Mei 2012


ELT Sukhoi Super Jet 100 Ditemukan (Antara/Hendro S)
 
Salah satu perangkat milik pesawat Sukhoi Superjet 100 kemarin ditemukan. Salah satu tim evakuasi yang menemukan peralatan komunikasi pemancar frekuensi atau Emergency Locator Transmitter (ELT) itu awalnya sempat menduga itu adalah kotak hitam atau black box.

Anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat, Letnan Dua Yunus, adalah satu anggota tim evakuasi yang menemukan ELT itu. Yunus sudah berada di lokasi pesawat jatuh sejak Kamis 10 Mei 2012 atau hari pertama setelah kejadian.

Yunus dan empat anggota Kopassus lainnya meniti tali dari puncak tebing setinggi 2000 meter yang ditabrak Sukhoi sampai ke dasar. Tim meniti tali dengan cara raffling atau meniti tali ke dasar jurang.

Di tengah-tengah penitian tali, di kedalaman sekitar 100-200 meter sudah ditemukan puing-puing pesawat. Sayap pesawat ditemukan. Jasad-jasad korban dalam kondisi mengenaskan sudah terlihat.

Empat hari tim itu berada di lokasi Sukhoi jatuh. Sampai akhirnya kemarin, tim berhasil sampai ke dasar jurang di kedalaman sekitar 600 meter. Medan yang berat membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk mencapai dasar jurang. Kemiringan tebing dari 60 sampai nyaris 90 derajat. 

"Kami memang sering latihan di Gunung Salak. Jadi memang jalur ini tidak terlalu asing dan kaget, meski jalurnya memang curam," kata Yunus di Posko Pasir Pogor, Cijeruk, Bogor, Jawa Barat.

Di lokasi itu ditemukan timbunan longsor setinggi sekitar 40 meter. Longsoran itu menimbun puing utama pesawat. Diduga masih banyak korban di timbunan longsor itu. Tim terus mencari-cari dan menggali-gali longsoran yang menyebar di sisi kanan dan kiri. Jaraknya berjauhan.

Saat menggali-gali itulah, tim menemukan peralatan yang relatif dalam kondisi baik dibanding puing lainnya. Bahkan bisa dibilang utuh. Tim yakin, alat ini penting. Bahkan sempat tersirat dugaan bahwa itu adalah kotak hitam Sukhoi. "Alat itu sebagian tertimbun longsoran," kata Yunus. Setelah dibawa ke posko utama di Pasir Pogor, diketahui bahwa alat itu adalah ELT.

Penemuan ELT ini memberikan kemajuan sangat baik dalam proses investigasi jatuhnya Sukhoi berpenumpang 45 orang termasuk 8 awak Rusia itu. Karena, posisi ELT dalam badan pesawat tak jauh dari posisi kotak hitam atau black box, yakni di bagian ekor. "Diduga lokasi black box tak jauh dari ditemukannya lokasi ELT," kata Direktur Utama Operasional Badan SAR Nasional, Sunarbowo, dalam perbincangan dengan VIVAnews.

Sumber  :  http://nasional.vivanews.com

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Delete this widget from your Dashboard and add your own words. This is just an example!

Páginas vistas en total

Archive

free counters
Blinkie Text Generator at TextSpace.net
Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Blog Archive

Followers

Followers

About Me

Foto Saya
Asep Muharam
Lihat profil lengkapku

Archives

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Blinkie Text Generator at TextSpace.net
free counters
Blinkie Text Generator at TextSpace.net
Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Batavia 1943 -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -