Posted by : Asep Muharam
Kamis, 07 Juni 2012
Tim Polandia kalah di tangan Yunani? Maaf, itu memang bukan kenyataan karena kedua tim baru akan berlaga pada Jumat (8/6) pukul 23.00 WIB di National Stadium, Warsawa. Namun, kecemasan itu tetap terbayang di benak penggawa ”Tim Putih Merah”. Tumbang dari Yunani di laga awal sama artinya menepis dukungan moral suporter negeri sendiri, serta meneguhkan asumsi pendukung yang sejak lama meremehkan mereka.
Namun, Polandia masih punya asa bangkitnya generasi emas Zbigniew Boniek, yang mengantar Polandia menjadi pemenang ketiga Piala Dunia 1982.
Kala itu, trio Boniek, Andrzej Szarmach, dan Wlodzimierz Smolarek bahu-membahu mengalahkan tim besar, seperti Perancis, untuk merebut kalungan medali perunggu di Piala Dunia 1982. Polandia juga tak terlalu diperhitungkan saat itu karena mereka hanya sampai putaran kedua Piala Dunia 1978 dan tidak lolos kualifikasi pada Piala Eropa 1980.
Kini, Polandia menyandarkan harapannya kepada trio Robert Lewandowski, Jakub Blaszczykowski, dan Lukasz Piszczek. Ketiganya bermain sebagai penyerang, gelandang, dan bek bagi tim Borussia Dortmund di Liga Jerman.
Ketiganya terbiasa bekerja sama mengalirkan bola dari belakang ke depan untuk memenangkan Dortmund. Seperti Zbigniew Boniek yang membawa Juventus menjuarai Serie A Italia di musim 1983-1984 dan membawa AS Roma juara Coppa Italia 1985-1986, Lewandowski dan kedua rekannya juga membawa Borussia Dortmund menjuarai Liga Jerman dan Piala Jerman di musim ini.
”Bersama ketiga pemain pilar itu, kami berharap dapat menjadi tim yang penuh kejutan, seperti pada Piala Dunia 1982. Sebagai langkah pertama, kami harus dapat mengalahkan Yunani agar lebih mudah lolos dari penyisihan Grup A,” kata Franciszek Smuda, Pelatih Polandia.
Namun, ambisi Polandia bakal dihambat tim Yunani. Meskipun kalah dua kali dan seri dua kali dalam empat laga terakhir melawan Polandia, tim Yunani bertekad menang dengan segala cara.
”Kami tidak masalah disebut sebagai tim yang membosankan. Bagi kami, hasil akhir lebih penting dibandingkan keindahan permainan,” kata bek Stelios Malezas.
Walau sudah menjadi lebih ofensif, Yunani masih menjaga gaya pertahanan disiplin dan sangat rapat sehingga bakal menyulitkan penyerang Polandia. Efektifkah cara itu? Layak ditunggu.(Caesar Alexey)
Sumber : http://bolaeropa.kompas.com/read/xml/2012/06/07/12031614/Polandia.Vs.Yunani.Bangkitlah.Generasi.Boniek
